*MATERI KULWAP TEH KIKI BARKIAH*
Ikhtiar Memperbaiki Akhlak Anak
-kiki barkiah-
1. Hormatilahi hak mereka, keinginan mereka, pendapat mereka. Terlalu sering mengabaikan perasaan, pandangan dan pendapat mereka dapat membuat mereka pun tak merasa perlu untuk menghargai harapan dan keinginan orang lain.
“Hormatilah anak-anakmu dan perbaikilah akhlak mereka.” (HR Ibnu Majah)
2. Meluruskan akhlak dengan penuh kesabaran dan kelembutan
Diriwayatkan oleh Muslim dari Aisyah r.a: RasulullahSAW bersabda “Sesungguhnya Allah Maha lembut dan menyukai kelembutan. Dia memberi atas kelembutan apa yang tidak Dia beri atas kekasaran dan lainnya”
3. Hadirkan sosok Rasulullah sebagai teladan akhlak yang sempurna
“Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak berdzikir kepada Allah.” (Al-Ahzab: 21)
4. Teladani metode Rasulullah dalam mendidik anak
Dari Ibnu Abbas r.a: Rasulullah SAW, “ajarilah, permudahlah, jangan engkau persulit, berilah kabar gembira, jangan engkau beri ancaman. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya diam” (H.R Ahmad dan Bukhori)
5. Perbanyak memberi teladan
Dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata: “Aku menginap di rumah bibiku, Maimunah. Nabi SAW biasa bangun untuk shalat malam. Suatu malam, Nabi SAW bangun, kemudian berwudhu dengan wudhu yang ringan dari kendi yang digantung. Setelah itu, beliau shalat. Aku pun berwudhu sama seperti wudhu beliau. Kemudian aku berdiri di samping kiri beliau. Namun beliau menarikku dan meletakkanku di samping kanan beliau. Kemudian beliau shalat beberapa rakaat….”
6. Lembut dan tidak kasar
Diriwayatkan oleh Muslim dari Aisyah r.a: rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya kelembutan tidaklah terdapat pada sesuatu melainkan akan menghiasinya,dan tidaklah dicabut dari sesuatu melainkan akan mencemarinya"
7. Tenang dan tidak terburu-buru
Diriwayatkan oleh Muslim dari Ibnu Abbas r.a: Rasulullah SAW bersabda kepada Asyaj bin Abdil Qais, “Sesungguhnya pada dirimu terdapat dua perkara yang dicintai Allah: tenang dan tidak terburu-buru
8. Tahan Marah
(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik pada waktu lapang maupun sempit, serta orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS Ali Imran[3]: 134)
9. Memperbanyak maaf dan tidak memarahi
“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya diantara istri-istrimu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka, dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengamun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), di sisi Allah-lah pahala yang besar” (Q.S At Taghabun[64]:14-15
10. Marah karena Allah
Dari Aisyah r.a, ia berkata “Tidaklah Rasulullah SAW menentukan pilihan antara dua perkara melainkan beliau memilih yang termudah diantara keduanya selama bukan termasuk dosa. Apabila termasuk dosa, maka beliau menjadi orang yang paling menjauhinya. Tidaklah Rasulullah SAW marah untuk dirinya sendiri dalam masalah apapun kecuali apabila syariah Allah dilanggar, maka beliau akan marah karena Allah SWT” (Muttafaqun ‘alayh)
11. Menguasai diri saat marah
Dari Abu Hurairah r.a: Rasulullah SAW bersabda, “Seorang yang pemberani bukanlah orang yang pandai berkelahi. Orang yang pemberani adalah orang yang mampu menguasai diri ketika marah” (Muttafaqun Alayh)
12. Memilih yang termudah selama bukan termasuk dosa
Dari Aisyah r.a, ia berkata “Tidaklah Rasulullah SAW menentukan pilihan antara dua perkara melainkan beliau memilih yang termudah diantara keduanya selama bukan termasuk dosa. Apabila termasuk dosa, maka beliau menjadi orang yang paling menjauhinya. Tidaklah Rasulullah SAW marah untuk dirinya sendiri dalam masalah apapun kecuali apabila syariah Allah dilanggar, maka beliau akan marah karena Allah SWT” (Muttafaqun ‘alayh)
13. Toleransi
Dari Ibnu Mas’ud r.a: Rasulullah SAW bersabda “Maukah aku beri tahukan kepada kalian tentang orang yang haram masuk neraka dan neraka haram atasnya? Setiap orang yang mudah, dekat dan toleransi
14. Seimbang dan Proporsional
Rasulullah ﷺ bersabda “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya di antara kalian ada orang-orang yang membuat lari orang lain. Siapa saja diantara kalian yang menjadi iman, hendaknya memendekkan shalatnya, karena sesungguhnya yang berdiri di belakangnya adalah orang tua, anak kecil, dan orang yang sedang memiliki keperluan”
(Muttafaqun ‘alayh)
15 Memperhatikan waktu yang tepat saat menasihati (waktu makan, dalam perjalanan, saat anak sakit)
Diriwayatkan oleh Bukhori dari Anas r.a, ia berkata: Seorang anak Yahudi yang menjadi pelayan Nabi ﷺ sakit. Nabi ﷺ datang menjenguknya. Beliau duduk didekat kepalanya dan bersabda kepadanya, “Masuk islamlah engkau. “ Dia melihat ke arah bapaknya yang saat itu juga berada di sana. Si bapak berkata, “Turutilah Abul Qasim.” Maka, dia pun masuk Islam, Nabi ﷺ pergi sambil berdoa, “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dari api neraka”
16. Berprasangka baik pada Allah
(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik Dan bergaullah dengan mereka secara baik-baik; jika kamu tidak menyukai mereka, maka ingatlah bahwa boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu padahal Allah swt. menjadikan di dalamnya banyak kebaikan. (Q.S. An Nisa :20),
17. Bersedekahlah
"Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu) dan sisi Allah pahala yang besar. Maka bertakwalah kepaa Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah, dan infakkanlah harta yang baik untuk dirimu. Dan barang siapa dijaga dirinya dari kekikiran, mereka itulah orag-orang yang beruntung" Q.S At-Tabangun 15-16
18. Bersabarlah
Dan ketahuilah, sesungguhnya bersabat atas apa-apa yang tidak engkau sukai itu memiliki kebaikan yang amat banyak. Dan sesungguhnya pertolongan itu (ada) bersama kesabaran. Dan sesungguhnya kelapangan itu (datang) bersama kesulitan, dan sesungguhnya kesulitan itu bersama kemudahan" (H.R At-Tirmidzi dan Ahmad)
19. Tegakkan pendidikan dengan hukuman jika perlu dilakukan, sesuai dengan batasan islam
Memperlihatkan cambuk, Menjewer daun telinga, dan memukul
Diriwayatkan oleh Abudurrazzaq dan ath-Thabrani dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah ﷺ memerintahkan untuk menggantungkan cambuk di dalam rumah, “Gantungkanlah cambuk di tempat yang dapat dilihat oleh seluruh anggota keluarga, sebab itu lebih membuat mereka menurut”
20. Doakanlah
Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Ada tiga doa yang mustajab dan tidak diragukan, doa orang yang teraniaya, doa orang yang sedang bepergian dan doa orangtua atas anaknya.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dihasankan oleh syaikh Al Albani dalam Shohih dan Dho’if Sunan Abu Daud hadist no. 1536)
Referensi: prophetic parenting dan kitab tarbiyatul aulad
Kiki Barkiah:
Penyebab frustasi:
1. Anak memiliki keinginan yang kuat untuk melakukan sesuatu sendiri namun terkadang kemampuan yang dimilikinya terbatas
2. Anak tidak dapat mengungkapkan keinginannya secara verbal sementara orang dewasa di sekitarnya tidak dapat memahami keinginananya
3. Anak pada usia ini mudah kesal; rentan terhadap perubahan suasana hati dan ledakan amarah
Contoh sikap dalam merespon frustasi anak berusia batita:
1. Luangkan waktu untuk mencari tahu makna isyarat keinginannya, bersabarlah sampai kita dapat memahaminya
2. Berikan "yes or no question" untuk membantu kita menemukan keinginannya
3. Setelah kita memahami keinginannnya, bantu melabeli nama perbuatan atau benda yang ingin ia lakukan, agar perbendaharaan kata mereka semakin kaya
4. Jika keinginan mereka tidak mungkin dipenuhi, maka alihkan segera. Dalam usia ini pengalihan masih lebih mudah untuk kita lakukan
5. Luangkan waku untuk dapat segera membantu mereka sebelum mereka bertambah frustasi
6. kenali hal-hal yang biasanya akan memunculkan sikap frustasi sehingga anak-anak tidak harus berada dalam fasa frustasi yang kadang membawa kia dalam kondisi yang sulit
7. Penuhi kebutuhan dasar nutrisi dan istirahat. Kondisi lapar dan mengantuk sangat retan membuat anak rewel. Jangan juga terlalu panik jika anak rewel. Menagis adalah hal yang wajar terjadi dalam usia ini. Namun bantulah ia menenangkan dirinya dengan pengalihan
8 Latih terus anak untuk mengenal nama benda di sekitar mereka serta aktifitas yang rutin dilakukan agar anak terlatih untuk mengungkapkan keinginan secara verbal
9. Jaga rutinitas untuk meminimalisir perubahan suasana yang mungkin dapa menimbulkan frustasi mereka
10. Jangan terlalu banyak melakukan perubahan di luar rencana atau rencanakan dengan matang jika akan ada perubahan suasana
11. Apresiasi saat anak mencari perhatian dengan cara positif, saat anak rewel, menangis mungkin ia sedang sangat ingin bermain bersama anda
Jika anak yang frustasi sudah mencapai usia 2-4 tahun, sudah dapat memahami komunikasi dengan lebih baik, maka:
1. Latih anak untuk mengungkapkan keinginan dengan cara yang baik, jangan layani keinginannya sebelum ia menenangkan diri dan berlatih meminta dengan cara yang baik
2.Beri pengertian dengan komunikasi yang singkat pada dan jelas jika keinginannya sedang tidak mungkin dipenuhi, lalu tawarkan solusi lain
3. Sigap terhadap sikap-sikap nonverbal yang muncul karena keterbatasanya mengungkap keinginan secara verbal, lalu latih ia mengungkapkan keinginannya secara verbal
4. bantu ia mengenal perasaannya, lalu akui perasaannya saat ia sedih, kecewa atau marah, lalu latih ia untuk bersikap bijak dalam mengelola perasaannya
5. kondisikan lingkungan agar tidak terlalu banyak perubahan besar dengan membuat rutinitas yang teratur atau persiapkan dengan matang saat akan mengalami perubahan rutinitas
6. tangkap sebanyak-banyaknya perilaku baik dan menyenangkan lalu apresiasilah dengan ungkapan kasih sayang, agar kedepannya ia tumbuh menjadi anak yang lebih memilih mencari perhatian positif daripada negatif
Jika anak yang frustasi atau menunjukkan emosi ekstrim sudah mencapai usia 4-6 tahun, maka:
1. Latihlah anak memeiliki emosi yang wajar dengan melibatkan kisah-kisah teladan baik dari Kisah nabi, Sirah, maupun hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tujuannya tidak hanya mengenalkan apa yang tidak wajar namun sekaligus memotivasi mereka untuk berbuat apa yang seharusnya dilakukan serta meneladani kebaikan.
2. Kita bisa menunda memberi pengertian dalam suasana yang lebih santai dan serius agar hikmah yang diperoleh bisa lebih dalam, hindari menasihati dalam keadaan emosi memuncak serta pada saat anak-anak masih dalam suasana perasaan yang enggan untuk diberi nasihat
3. Beri anak ruang dan waktu sebagai kesempatan untuk menenangkan diri pada saat emosi yang ekstrim sedang berlangsung
4. Bangun komunikasi tentang aturan, manfaat dari aturan, serta konsekuensi logis dan natural dari pelanggaan aturan, sehingga pada saat anak-anak menunjukkan emosi yang ekstrim yang disebabkan karena penolakan terhadap aturan, maka kita hanya tinggal mengingatkan kembali aturan yang kita miliki.
Pertanyaan:
Saya ibu dari 3 anak laki2. Umur 7 thn 10 bln, 3 thn 10 bln dan 1 thn 6 bln.
Anak yg pertama kelas 2 Sd, sudah tau ttg aurat. Dia kalau mau mandi buka pakaian atau buang air buka celana tidak di WC, tp ruang keluarga yg tanpa sekat dg dapur. Jg ganti pakaian sepulang sekolah sprti itu, bahkan sempat lari-larian didlm rumah dg tanpa pakaian. Sudah sering diingatkan jika mau ganti pakaian buka di kamar trus ganti baru keluar kamar kalau sudah berpakaian. Kalau mau mandi atau buang air, buka di wc/tempat mandi atau buka di kamar trus pakai handuk dulu. Dan setiap kali mandi,habis mandi tidak pakai handuk sudah kemana2 di dalam rumah. Sudah sering diingatkan agar jgn lupa bawa handuk biar setelah mandi pakai handuk dulu baru keluar Dr tempat mandi ke kamar. Klo diingatkan di jawab iya tp pelaksanaannya selalu lupa atau tidak dilakukan.
Bagaimana caranya agar anak saya bisa benar2 paham utk menjaga auratnya dan menerapkan apa yg sudah diajarkan? Apalagi dia anak pertama yg akan jadi contoh untuk adik2nya.
Terimakasih.
*Jawaban*
Anak laki-laki yang penuh energi sering sekali lupa pada beberapa hal. Jangan menyerah untuk terus mengingatkan. Namun mungkin kita perlu seni khusus dalam menyampaikan pesan kepada anak-anak.
Ada yang manjur dengan hanya diingatkan. Ada yang manjur dengan pemahaman, kisah, dan penjelasan sebab akibat, ada yang manjur dengan sayembara pelatihan dengan bumbu reward.
Teruslah jangan bosan untuk mengingatkan
Jumat, 29 Desember 2017
Senin, 25 Desember 2017
Changemaker family
#changemakerfamily#ibuprofesional6th
Dari dulu saya menginginkan keluarga saya menjadi keluarga yang menjaga Alquran. Di tempat saya yang dulu, susah mendapatkan guru yang bisa mengajarkan tahsin dan tahfidz. Akhirnya saya hijrah ke tempat yang lain, untuk belajar tahsin dan tahfidz. Kadang saya terfikir mengapa tidak dari dulu saya belajar. Padahal ketika saya kuliah, tetangga saya ada yang bisa mengajarkan tahsin dan tahfidz, tetapi karena belum dapat hidayah. Kesempatan itu tidak saya gunakan. Sekarang ketika memiliki anak baru hidayah itu datang ketika ada niat,ingin mempunyai anak shaleh/a dan hafal Alquran. Didalam hati berkata,apakah pantas saya memiliki itu. InsyaAllah bisa...dan untuk bisa itu saya harus memantaskan diri terlebih dahulu. Akhirnya selama 2 tahun di tempat hijrah tadi, saya alhamdulillah bisa menyelesaikan ilmu tahsin+ tahfidz 1,5 juz + bahasa arab. Dan mimpi saya pribadi ingin menjadi hafidzah yang bersanad. Dan ketika balik kampung, saya berniat lagi untuk hijrah ke tempat lain, sekalian ikut pindah mengikuti suami. Dan alhamdulillah di tempat kerja baru saya, ada pengajian yang mengajarkan tahsin dan tahfidz. Dan saya juga ingin belajar irama tilawah dan alhamdulillah. Dan baru-baru ini ketika liburan saya mengikuti tahfidz camp, dan langsung di pandu dengan hafidzah. MasyaAllah.....mudahkanlah niatku untuk menjadi seorang hafidzah yang bersanad. Ini salah satu hadiah yang terbaik yag bisa saya anugerahkan untuk orangtua dan keluarga saya, amin. Dan alhamdulillah...anak dan suami mulai mengikuti kegiatan saya. Ya Allah jadikanlah keluarga kami keluarga huffadz, keluarga qur'ani,keluarga rabbani. Semoga kami bisa menjadi orang yang baik yaitu orang yang belajar dan mengajarkan Alquran. InsyaAllah suatu saat kami bisa mendirikan RS+ perpustakaan+ mesjid+ rumah tahfidz+ toko
Rencana saya ingin merutinkan ikut pengajian di kantor,belajar irama tilawah dengan ustadzah dan bergabung dengan komunitas sahabat Alquran.
# changemakerfamily
# ibuprofesional6th
Dari dulu saya menginginkan keluarga saya menjadi keluarga yang menjaga Alquran. Di tempat saya yang dulu, susah mendapatkan guru yang bisa mengajarkan tahsin dan tahfidz. Akhirnya saya hijrah ke tempat yang lain, untuk belajar tahsin dan tahfidz. Kadang saya terfikir mengapa tidak dari dulu saya belajar. Padahal ketika saya kuliah, tetangga saya ada yang bisa mengajarkan tahsin dan tahfidz, tetapi karena belum dapat hidayah. Kesempatan itu tidak saya gunakan. Sekarang ketika memiliki anak baru hidayah itu datang ketika ada niat,ingin mempunyai anak shaleh/a dan hafal Alquran. Didalam hati berkata,apakah pantas saya memiliki itu. InsyaAllah bisa...dan untuk bisa itu saya harus memantaskan diri terlebih dahulu. Akhirnya selama 2 tahun di tempat hijrah tadi, saya alhamdulillah bisa menyelesaikan ilmu tahsin+ tahfidz 1,5 juz + bahasa arab. Dan mimpi saya pribadi ingin menjadi hafidzah yang bersanad. Dan ketika balik kampung, saya berniat lagi untuk hijrah ke tempat lain, sekalian ikut pindah mengikuti suami. Dan alhamdulillah di tempat kerja baru saya, ada pengajian yang mengajarkan tahsin dan tahfidz. Dan saya juga ingin belajar irama tilawah dan alhamdulillah. Dan baru-baru ini ketika liburan saya mengikuti tahfidz camp, dan langsung di pandu dengan hafidzah. MasyaAllah.....mudahkanlah niatku untuk menjadi seorang hafidzah yang bersanad. Ini salah satu hadiah yang terbaik yag bisa saya anugerahkan untuk orangtua dan keluarga saya, amin. Dan alhamdulillah...anak dan suami mulai mengikuti kegiatan saya. Ya Allah jadikanlah keluarga kami keluarga huffadz, keluarga qur'ani,keluarga rabbani. Semoga kami bisa menjadi orang yang baik yaitu orang yang belajar dan mengajarkan Alquran. InsyaAllah suatu saat kami bisa mendirikan RS+ perpustakaan+ mesjid+ rumah tahfidz+ toko
Rencana saya ingin merutinkan ikut pengajian di kantor,belajar irama tilawah dengan ustadzah dan bergabung dengan komunitas sahabat Alquran.
# changemakerfamily
# ibuprofesional6th
Sabtu, 23 Desember 2017
Aliran rasa level 10 bunsay#1 IIP sumatera
[23/12 17.34] khauli_ummuFatihah: Aliran rasa
Level 10
Tantangan 10 hari
Bunsay#1 sumatera IIP
Grab your imagination
Di tantangan level ini saya merasa lebih PD untuk mendongeng atau bercerita. Padahal ini salah satu momok bagi saya, bagaimana ya nanti cara berdongeng kepada anak. Karena saya merasa tidak bisa mendongeng,akhirnya saya menstokkan buku banyak2. Padahal dengan mendongeng atau bercerita tanpa buku,lebih bisa luas cakupan yang akan ditanamkan ke anak dan lebih kuat bondingnya.
Alhamdulillah...terimakasih iip,sudah membantu saya untuk bisa jadi ibu yang lebih baik. Terbaik...👍🏻.Anak2 saya pun lebih interaktif dan antusias dalam mengikuti alur cerita. Jadinya saya juga makin semangat untuk bisa rajin membaca. Dan karena anak2 tipe audiovisual,apabila dia membaca buku tentang cerita yang pernah saya sampaikan. Dia bakal lapor,ummi...cerita ummi itu ternyata ada dibuku ini.
Level 10
Tantangan 10 hari
Bunsay#1 sumatera IIP
Grab your imagination
Di tantangan level ini saya merasa lebih PD untuk mendongeng atau bercerita. Padahal ini salah satu momok bagi saya, bagaimana ya nanti cara berdongeng kepada anak. Karena saya merasa tidak bisa mendongeng,akhirnya saya menstokkan buku banyak2. Padahal dengan mendongeng atau bercerita tanpa buku,lebih bisa luas cakupan yang akan ditanamkan ke anak dan lebih kuat bondingnya.
Alhamdulillah...terimakasih iip,sudah membantu saya untuk bisa jadi ibu yang lebih baik. Terbaik...👍🏻.Anak2 saya pun lebih interaktif dan antusias dalam mengikuti alur cerita. Jadinya saya juga makin semangat untuk bisa rajin membaca. Dan karena anak2 tipe audiovisual,apabila dia membaca buku tentang cerita yang pernah saya sampaikan. Dia bakal lapor,ummi...cerita ummi itu ternyata ada dibuku ini.
Sabtu, 16 Desember 2017
Tugas menulis yang ke-2
Assalamualaikum
Alhamdulillah...dampak mendongeng itu luar biasa. Bonding dengan anak semakin baik,anak-anak ikut serta interaktif. Anak-anak yang memberikan ide tokoh yang akan diceritakan. Dan mereka sering menagih untuk di dongengkan lagi.
Yang jadi bahan acuan untuk mendongeng adalah buku WWP.
Alhamdulillah...dampak mendongeng itu luar biasa. Bonding dengan anak semakin baik,anak-anak ikut serta interaktif. Anak-anak yang memberikan ide tokoh yang akan diceritakan. Dan mereka sering menagih untuk di dongengkan lagi.
Yang jadi bahan acuan untuk mendongeng adalah buku WWP.
Foto alif
Minggu, 10 Desember 2017
Tantangan 10 hari,level 10 hari ke-10.
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-10, tanggal 9 Desember 2017
Hari ini kami berdongeng lagi. Ini kisah si Beru, seekor beruang yang rajin dan pintar. Pada suatu hari beruang ingin bersiap-siap untuk latihan main badminton. Sebelum berangkat,beru melihat ibunya sedang mencuci piring. Beru menawarkan bantuan kepada ibunya, sini bu,biar beri bantu? Ibu: Tak usah lagi sayang, dirimu bersiaplah ke lapangan untuk latihan. Atau adakah yang lain,yang perlu beru bantu? Tidak
naak,terimakasih. Akhirnya beri berangkat untuk latihan. Pada hari yang dinantikan beru ikut lomba. Dan berkat kesungguhan beru,dia dapat juara satu. Dari hadiah yang didapat dia membelikan ibunya sesuatu. Sesampai di rumah dia memberikan hadiah dan piala ke ibunya. Ibu terharu dengan sikap beri yang sangat perhatian dan penyayang.
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-10, tanggal 9 Desember 2017
Hari ini kami berdongeng lagi. Ini kisah si Beru, seekor beruang yang rajin dan pintar. Pada suatu hari beruang ingin bersiap-siap untuk latihan main badminton. Sebelum berangkat,beru melihat ibunya sedang mencuci piring. Beru menawarkan bantuan kepada ibunya, sini bu,biar beri bantu? Ibu: Tak usah lagi sayang, dirimu bersiaplah ke lapangan untuk latihan. Atau adakah yang lain,yang perlu beru bantu? Tidak
naak,terimakasih. Akhirnya beri berangkat untuk latihan. Pada hari yang dinantikan beru ikut lomba. Dan berkat kesungguhan beru,dia dapat juara satu. Dari hadiah yang didapat dia membelikan ibunya sesuatu. Sesampai di rumah dia memberikan hadiah dan piala ke ibunya. Ibu terharu dengan sikap beri yang sangat perhatian dan penyayang.
Tantangan 10 hari level 10,hari ke-9.
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-9,tanggal 8 Desember 2017s
Hari ini saya meminta anak untuk memilihkan tokoh untuk dongeng. Mereka meminta tokoh pingguin dan anjing laut.
Mulailah saya bercerita. Pada suatu hari di antartika ada pinggo dan pupu. Mereka adalah dua ekor pingguin yang salingr bersahabat.
Ummi: Fatih dan alif tahu...antartika di mana?
Fatih: tak tahu ummi...
Alif: alif tahu...dibumi rasulullah.
Ummi: alif hebat ya....,antartika itu di bumi bagian atas daerah kutub utara dan kutub selatan. Di sana dingiiin kali. Ummi lanjutkan ya...
Di antartika pada saat musim dingin,mereka berlindung karena sering badai. Mereka mau bermain diluar dan mengumpulkan bekal makanan ketika musim semi. Ketika musim datang. Pinggo dan pupu sangat senang. Mereka meminta izin kepada masing-masing orangtua mereka untuk bermain diluar. Mereka bermain seluncuran. Dan menangkap ikan. Tanpa terasa mereka sudah di air laut. Tiba-tiba mereka melihat gobi sianjing laut. Pinggo ingat pesan ibunya untuk mengelabui musuh kalau kita posisinya di air,posisikan perut ke bagian atas,usahakan hanya bagian putih yang terlihat. Akhirnya dia melakukan sesuai nasihat ibunya. Tak lama kemudian,si anjing laut menyalak,pinggo kaget,dia mengira anjing laut melihat dirinya. Ternyata pupu tidak melakuka seperti yang dilakukan pinggo,mungkin ibunya tidak berpesan seperti itu. Dengan keberanian yang dimiliki pinggo dia berusaha menyelamatkan pupu. Akhirnya pinggo berhasil dan pulang ke rumah dengan selamat. Pesan untuk anak: dengarkan nasehat orang tua, saling tolong-menolong.
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-9,tanggal 8 Desember 2017s
Hari ini saya meminta anak untuk memilihkan tokoh untuk dongeng. Mereka meminta tokoh pingguin dan anjing laut.
Mulailah saya bercerita. Pada suatu hari di antartika ada pinggo dan pupu. Mereka adalah dua ekor pingguin yang salingr bersahabat.
Ummi: Fatih dan alif tahu...antartika di mana?
Fatih: tak tahu ummi...
Alif: alif tahu...dibumi rasulullah.
Ummi: alif hebat ya....,antartika itu di bumi bagian atas daerah kutub utara dan kutub selatan. Di sana dingiiin kali. Ummi lanjutkan ya...
Di antartika pada saat musim dingin,mereka berlindung karena sering badai. Mereka mau bermain diluar dan mengumpulkan bekal makanan ketika musim semi. Ketika musim datang. Pinggo dan pupu sangat senang. Mereka meminta izin kepada masing-masing orangtua mereka untuk bermain diluar. Mereka bermain seluncuran. Dan menangkap ikan. Tanpa terasa mereka sudah di air laut. Tiba-tiba mereka melihat gobi sianjing laut. Pinggo ingat pesan ibunya untuk mengelabui musuh kalau kita posisinya di air,posisikan perut ke bagian atas,usahakan hanya bagian putih yang terlihat. Akhirnya dia melakukan sesuai nasihat ibunya. Tak lama kemudian,si anjing laut menyalak,pinggo kaget,dia mengira anjing laut melihat dirinya. Ternyata pupu tidak melakuka seperti yang dilakukan pinggo,mungkin ibunya tidak berpesan seperti itu. Dengan keberanian yang dimiliki pinggo dia berusaha menyelamatkan pupu. Akhirnya pinggo berhasil dan pulang ke rumah dengan selamat. Pesan untuk anak: dengarkan nasehat orang tua, saling tolong-menolong.
Tantangan 10 hari level 10, hari ke-8.
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-8, tanggal 7 Desember 2017
Hari ini mendongeng lagi. Saya senang anak-anak antusias. Saya harus lebih banyak baca untuk referensi. Hari ini tokohnya si koki, tiko dan buri. Suatu hari tiko berbicara kepada ibunya.
Koki: ibu....kiko mau minta izin keluar bermain.
Ibu: baiklah nak. Hati-hati yaa.
Selesai bersalaman,kiko pergi. Di tengah perjalanan, tiko berjumpa dengan tiko. Mereka bermain. Tak lama kemudian tiko bermain air dan berenang, si kiko pun ikut, dia lupa kalau dia tidak bisa berenang,dia hampir tenggelam,alhamdulillah...kiko diselamatkan oleh induknya tiko. Selama perjalanan pulang, kiko berfikir alangkah enak nya kalau bisa berenang. Sesampai di rumah kiko bercerita kepada ibunya. Ibunya berpesan untuk lebih berhati-hati. Besoknya kiko meminta ijin untuk jalan- jalan. Di perjalanan, kiko bertemu buri. Mereka bermain bersama, setelah beberapa lama ada pemburu datang dan ingin menembak burung, dengan cepat buri langsung terbang untuk menyelamatkan diri. Sedangkan kiko berlari dengan cepat. Di dalam hati,kiko berfikir lagi, alangkah enaknya bisa seperti burung busa terbang. Sesampai di rumah kiko bercerita ,mengapa dia tidak bisa berenang dan terbang. Dengan sabar ibunya berkata: kiko anakku,setiap penciptaan Allah itu memiliki keistimewaan tersendiri. Kalau kamu itu mempunyai kelebihan bisa berkokok yang berfungsi untuk membangunkan orang di waktu shubuh biar bisa shalat shubuh di mesjid. Sedangkan tiko dia berenang karena,dia mempunyai selaput di kakinya sehingga bisa berenang. Sedangkan buri dia mempunyai sayap dan pundi-pundi udara di dalam tubuhnya yang bisa membantu dia terbang.
Kiko: oo...begitu ya bu. Berarti aku juga hebat ya bu...
Ibu: iya...Alhamdulillah.
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-8, tanggal 7 Desember 2017
Hari ini mendongeng lagi. Saya senang anak-anak antusias. Saya harus lebih banyak baca untuk referensi. Hari ini tokohnya si koki, tiko dan buri. Suatu hari tiko berbicara kepada ibunya.
Koki: ibu....kiko mau minta izin keluar bermain.
Ibu: baiklah nak. Hati-hati yaa.
Selesai bersalaman,kiko pergi. Di tengah perjalanan, tiko berjumpa dengan tiko. Mereka bermain. Tak lama kemudian tiko bermain air dan berenang, si kiko pun ikut, dia lupa kalau dia tidak bisa berenang,dia hampir tenggelam,alhamdulillah...kiko diselamatkan oleh induknya tiko. Selama perjalanan pulang, kiko berfikir alangkah enak nya kalau bisa berenang. Sesampai di rumah kiko bercerita kepada ibunya. Ibunya berpesan untuk lebih berhati-hati. Besoknya kiko meminta ijin untuk jalan- jalan. Di perjalanan, kiko bertemu buri. Mereka bermain bersama, setelah beberapa lama ada pemburu datang dan ingin menembak burung, dengan cepat buri langsung terbang untuk menyelamatkan diri. Sedangkan kiko berlari dengan cepat. Di dalam hati,kiko berfikir lagi, alangkah enaknya bisa seperti burung busa terbang. Sesampai di rumah kiko bercerita ,mengapa dia tidak bisa berenang dan terbang. Dengan sabar ibunya berkata: kiko anakku,setiap penciptaan Allah itu memiliki keistimewaan tersendiri. Kalau kamu itu mempunyai kelebihan bisa berkokok yang berfungsi untuk membangunkan orang di waktu shubuh biar bisa shalat shubuh di mesjid. Sedangkan tiko dia berenang karena,dia mempunyai selaput di kakinya sehingga bisa berenang. Sedangkan buri dia mempunyai sayap dan pundi-pundi udara di dalam tubuhnya yang bisa membantu dia terbang.
Kiko: oo...begitu ya bu. Berarti aku juga hebat ya bu...
Ibu: iya...Alhamdulillah.
Tantangan level 10 hari, hari ke-7
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-7, tanggal 6 Desember 2017
Hari ini kami mendongeng tentang binatang laut. Tokohnya adalah ikan buntal dengan cumi-cumi. Saya bercerita temanya dengan keajaiban masing-masing dan proses pertahanan diri. Pada suatu hari, si cubi cumi-cumi sedang berenang santai di lautan, tiba-tiba dia melihat se ekor ikan berenang. Karena ingin berteman,si cubi berniat untuk menyapa duluan. Kan kata Rasulullah, ucapkan salam bila bertemu teman. Mulai cubi mendekati ikan yang bernama bunti.
Cubi: Assalamualaikum....kenalkan,saya cubi.
Bunti ( terkejut), secara reflek sibunti yang tadi ukurannya kecil berubah menjadi besar. Cubi pun ikut terkejut dan secara reflek mengeluarkan tinta warna hitam ke arah bunti. Keduanya menjauh, pelan-pelan mereka saling mengintip,lama kelamaan mereka mendekat lagi,ketika keduanya merasa aman.
Bunti: wa'alaikumsalam,maafkan saya,saya tadi terkejut. Perkenalkan nama saya bunti.
Cubi: tadi kamu mengapa bisa berubah jadi besar?
Bunti: oo...saya bisa menjadi besar karena saya terkejut atau untuk menakutkan musuh. Dengan cara menghisap banyak air,sehingga badan saya jadi besar,ketika merasa aman, airnya saya keluarkan,sehingga badan saya mengecil.
Cubi: waah...kamu hebat.
Bunti: kamu juga hebat, kamu bisa menyemprotkan sesuatu yang berwarna hitam. Itu namanya apa?
Cubi: itu namanya tinta, berfungsi sebagai pelindung. Ketika ada musuh,saya akan menyemprotkan tinta hitam tersebut,untuk mengelabui musuh.
Cubi : alhamdulillah...atas nikmat yang Allah berikan kepada kita
Bunti: iya alhamdulillah. Senang berkenalan dengan mu. Mari kita bermain bersama?
Cubi: saya juga senang. Ayok lah kita main.
Anak- anak sangat antusias mendengar cerita. Mereka nagih untuk bercerita dongeng lagi.
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-7, tanggal 6 Desember 2017
Hari ini kami mendongeng tentang binatang laut. Tokohnya adalah ikan buntal dengan cumi-cumi. Saya bercerita temanya dengan keajaiban masing-masing dan proses pertahanan diri. Pada suatu hari, si cubi cumi-cumi sedang berenang santai di lautan, tiba-tiba dia melihat se ekor ikan berenang. Karena ingin berteman,si cubi berniat untuk menyapa duluan. Kan kata Rasulullah, ucapkan salam bila bertemu teman. Mulai cubi mendekati ikan yang bernama bunti.
Cubi: Assalamualaikum....kenalkan,saya cubi.
Bunti ( terkejut), secara reflek sibunti yang tadi ukurannya kecil berubah menjadi besar. Cubi pun ikut terkejut dan secara reflek mengeluarkan tinta warna hitam ke arah bunti. Keduanya menjauh, pelan-pelan mereka saling mengintip,lama kelamaan mereka mendekat lagi,ketika keduanya merasa aman.
Bunti: wa'alaikumsalam,maafkan saya,saya tadi terkejut. Perkenalkan nama saya bunti.
Cubi: tadi kamu mengapa bisa berubah jadi besar?
Bunti: oo...saya bisa menjadi besar karena saya terkejut atau untuk menakutkan musuh. Dengan cara menghisap banyak air,sehingga badan saya jadi besar,ketika merasa aman, airnya saya keluarkan,sehingga badan saya mengecil.
Cubi: waah...kamu hebat.
Bunti: kamu juga hebat, kamu bisa menyemprotkan sesuatu yang berwarna hitam. Itu namanya apa?
Cubi: itu namanya tinta, berfungsi sebagai pelindung. Ketika ada musuh,saya akan menyemprotkan tinta hitam tersebut,untuk mengelabui musuh.
Cubi : alhamdulillah...atas nikmat yang Allah berikan kepada kita
Bunti: iya alhamdulillah. Senang berkenalan dengan mu. Mari kita bermain bersama?
Cubi: saya juga senang. Ayok lah kita main.
Anak- anak sangat antusias mendengar cerita. Mereka nagih untuk bercerita dongeng lagi.
Rabu, 06 Desember 2017
Tantangan level 10 hari ke-6
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-6, tanggal 5 Desember 2017
Hari ini kami menyambung cerita yang kemarin, hari ini kami bercerita tentang tidur siang. Hari ini tokohnya bertambah satu orang yaitu mio. Di sini saya menekankan kepada anak-anak kalau tidur siang itu sangat bermanfaat. Dan anak yang suka tidur siang,salah satu ciri anak shaleh karena melakukan kebiasaan qailullah seperti Rasulullah. Dan kalau tidur siang malamnya kalau belajar lebih segar, dan lebih gampang untuk bisa ikut ayah shalat subuh ke mesjid.
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-6, tanggal 5 Desember 2017
Hari ini kami menyambung cerita yang kemarin, hari ini kami bercerita tentang tidur siang. Hari ini tokohnya bertambah satu orang yaitu mio. Di sini saya menekankan kepada anak-anak kalau tidur siang itu sangat bermanfaat. Dan anak yang suka tidur siang,salah satu ciri anak shaleh karena melakukan kebiasaan qailullah seperti Rasulullah. Dan kalau tidur siang malamnya kalau belajar lebih segar, dan lebih gampang untuk bisa ikut ayah shalat subuh ke mesjid.
Tantangan level 10 hari ke-5
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-5, tanggal 4 Desember 2017
Hari ini kami memulai mendongeng,tetapi semuanya terlibat. Fatih sebagai sali, alif sebagai hafidz. Temanya hari ini saya adalah adab bertamu, hari sebelumnya tema yang saya berikan adalah adab meminta izin kepada orangtua,kalau ingin pergi bermain dengan teman. Saya memperhatikan anak-anak sangat senang dan menikmatinya. Kalau saya saja bercerita,anak-anak suka tetapi interaksinya kurang maksimal.
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-5, tanggal 4 Desember 2017
Hari ini kami memulai mendongeng,tetapi semuanya terlibat. Fatih sebagai sali, alif sebagai hafidz. Temanya hari ini saya adalah adab bertamu, hari sebelumnya tema yang saya berikan adalah adab meminta izin kepada orangtua,kalau ingin pergi bermain dengan teman. Saya memperhatikan anak-anak sangat senang dan menikmatinya. Kalau saya saja bercerita,anak-anak suka tetapi interaksinya kurang maksimal.
Minggu, 03 Desember 2017
Tantangan level 10 hari ke,-4
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-4, tanggal 3 Desember 2017
Hari ini saya menantang anak2 untuk mendongeng di depan saya. Dengan bantuan alat peraga berupa boneka sapi dan boneka hafidz. Saya yang mengarahkan tema dan alur ceritanya. Alhamdulillah...mereka melakukan sesuai dengan arahan, seringnya ketika melakukan itu,meraka kadang menambahkan cerita yang menurut mereka lucu.
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-4, tanggal 3 Desember 2017
Hari ini saya menantang anak2 untuk mendongeng di depan saya. Dengan bantuan alat peraga berupa boneka sapi dan boneka hafidz. Saya yang mengarahkan tema dan alur ceritanya. Alhamdulillah...mereka melakukan sesuai dengan arahan, seringnya ketika melakukan itu,meraka kadang menambahkan cerita yang menurut mereka lucu.
Tantangan level 10, hari ke-3
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-3, tanggal 2 Desember 2017
Malam ini dek Alif ingin mendengar dongeng dari ayah lagi. Ayahnya ingin mendongeng dengan tokoh yang lain, tetapi Alif tidak mau,dia tetap ingin tokohnya adalah beruang seperti yang semalam. Mungkin si Alif masih merasa kurang puas atau mungkin penasaran dengan cerita tentang si Beruang.
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-3, tanggal 2 Desember 2017
Malam ini dek Alif ingin mendengar dongeng dari ayah lagi. Ayahnya ingin mendongeng dengan tokoh yang lain, tetapi Alif tidak mau,dia tetap ingin tokohnya adalah beruang seperti yang semalam. Mungkin si Alif masih merasa kurang puas atau mungkin penasaran dengan cerita tentang si Beruang.
Tantangan level 10,hari ke-2
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-2, tanggal 1 Desember 2017
Malam ini ketika ummi mau mendongeng,dek alif menantang ayahnya untuk mendongeng. Akhirnya yang mendongengkan adalah ayah. Dongengnya mengenai beruang yang senang berbagi. Tetapi durasi dongeng ala ayah,dirasakan singkat oleh anak. Alif protes," mengapa ceritanya cepat kali selesainya ayah?". Ayahnya kaget dengan pernyataan alif, ternyata alif sangat senang didongengkan,apalagi dengan ayah.
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari ke-2, tanggal 1 Desember 2017
Malam ini ketika ummi mau mendongeng,dek alif menantang ayahnya untuk mendongeng. Akhirnya yang mendongengkan adalah ayah. Dongengnya mengenai beruang yang senang berbagi. Tetapi durasi dongeng ala ayah,dirasakan singkat oleh anak. Alif protes," mengapa ceritanya cepat kali selesainya ayah?". Ayahnya kaget dengan pernyataan alif, ternyata alif sangat senang didongengkan,apalagi dengan ayah.
Tantangan level 10,hari Pertama
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari I, tanggal 30 November 2017
Malam ini ummi mendongengkan kepada alif dan fatih mengenai untuk berani tidur sendiri. Sebelumnya ummi mendongengnya berdasarkan materi yang ada di buku. Alif sangat interaktif ketika di dongengkan. Malahan setelah di dongengkan dia penasaran dengan buku yang berisi cerita yang ummi dongengkan.
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
# tantangan hari I, tanggal 30 November 2017
Malam ini ummi mendongengkan kepada alif dan fatih mengenai untuk berani tidur sendiri. Sebelumnya ummi mendongengnya berdasarkan materi yang ada di buku. Alif sangat interaktif ketika di dongengkan. Malahan setelah di dongengkan dia penasaran dengan buku yang berisi cerita yang ummi dongengkan.
Langganan:
Postingan (Atom)
