Jumat, 27 Oktober 2017

Bedah buku parenting

Alhamdulillah...saya menemukan buku yang membahas tentang kurikulum anak. Buku ini saya dapat secara tidak sengaja di Pustaka daerah atau rumah baca di kabupaten Siak. Judul bukunya adalah " KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK MUSLIM" Karangan Syaikh Fuhaim Musthafa. Di dalam buku ini ada beberapa hal yang di bahas yaitu:
BAB I Keistimewaan metode pendidikan dalam islam, diantara tentang:
A. Tingkah laku islami dan pendidikan Akhlak
B. Tujuan pendidikan dalam islam.
C. Lembaga- lembaga yang bertanggung jawab dalam pendidikan anak islam ( keluarga, masjid dan madrasah)
BAB II Anak Belajar Aqidah dan Rukun Iman
BAB III Anak Mempelajari Ibadah
BAB IV Anak Belajar AlQur'an dan Hadis nabi
BAB V Anak dan Sirah Nabi Muhammad
BAB VI Akhlak dan Tingkah Laku Anak Muslim
BAB VII Beberapa Pencerahan dalam perjalanan pendidikan anak
BAB VIII Meluruskan Jiwa Anak
BAB IX Perpustakaan Anak
BAB X Teknologi Pendidikan dan Seorang anak Muslim
BAB XI Islam dan Permainan Anak
BAB XII Anak Muslim dan Daya Pemahamannya.
 Saya akan membahas bagian bab yang menurut saya menarik,diantaranya tentang :
BELAJAR ALQUR'AN :
Guru dan orang tua diharapkan mengikuti arahan- arahan di bawah ini ketika melaksanakan pembelajaran AlQuran'an kepada anak.
1. Anak dilatih agar menerima pembelajaran AlQur'an dengan penuh perasaan.
2. Anak mesti dipadamkan bahwa Alqur'an adalah kitab Allah.
3. Anak harus diajari membaca AlQur'an dengan baik.
4. Anak dipahamkan bahwa mempelajari Alqur'an,menghafal dan membacanya adalah ibadah kepada Allah.
5. Jangan sampai tujuan anak terbatas pada menghafal Alqur'an.
6. Lebih bagusnya guru dan orang tua menjelaskan kepada anak makna ayat-ayat Alqur'an mulai surat pendek nya yang ada pada jus 30.
7. Guru dan orang tua harus memperdengarkan kepada anak, hadits Rasulullah:
" dan tidaklah berkumpul suatu kaum pada salah satu rumah Allah, mereka membaca kitabullah dan mempelajari diantara mereka,kecuali ketentraman akan turun kepada mereka,maka diselimuti oleh rahmat, para malaikat mengelilingi mereka,dan Allah menyebutkan mereka di kalangan makhluk yang ada di sisiNya ( H.R Muslim).
" Barangsiapa membaca satu huruf dari ketahuilah maka baginya ada satu kebaikan. Dan satu kebaikan itu dilibatkan hingga sepuluh kelipatannya.
8. Anak- anak dipahamkan bahwa sahabat Nabi telah mengetahui keutamaan mempelajari alquran untuk membaca,takabur,mempelajari dan mengamalkannya.
" Barangsiapa membaca alquran kemudian berhasil menghafalnya,lalu mengerjakan kehalalannya dan meninggalkan kejantanannya,niscaya dengan hal itu Allah memasukkannya ke dalam Surga.
9. Anak harus dipadamkan bahwa Alquran mendidikjiwa untuk berbuat taat kepada Allah.
10.anak dipadamkan bahwa tujuan alquran adalah mendidik tingkah laku menjadi lurus,tenang dan selalu mendapat hidayah dengan syariat Allah.
11. Sesungguhnya Alquran adalah sumber hukum pertama bagi syariat islam.
12. Tujuan alquran menciptakan keakraban dan persatuan diantara manusia seluruhnya.
Kewajiban kita para orang tua dan guru untuk memperlajari Alquran,kemudian mengantarkannya kepada anak- anak kita

BAGAIMANA MENJADIKAN ANAK TERTARIK DENGAN BACAAN ALQURAN
1. Hendaknya guru meyakinkan bahwa Alquran adalah kitab suci yang berisi aturan hidup yang sempurna.
2. Anak dipahamkan dengan tujuan asas Alquran
3.anak dibiasakan hidup dalam iklim agamis yang selalu diselimuti Alquran.
4. Anak dipadamkan bahwa ayat yang dibaca adalah ditujukan kepadanya2.
5.hendaknya perhatian anak tidak pada banyaknya bacaan atau mengkhatamkan Alquran dalam waktu yang cepat.
6.menciptakan kondisi yang penuh keimanan
7. Berhenti pada setiap ayat yang dibaca kemudian mentadabburi dan mengamalkannya.
8.mencatat langsung setiap makna dan permasalahan yang penting ketika ayat dibaca.
9. Anak disuruh mempraktekkan setiap ayat yang dibaca dalam kehidupan sehari-hari.
 Ada tabel jadwal temporal untuk menghafal Alquran dan tabel program untuk menghafal Alquran. Jika anak istiqomah dengan program hafalan ini, InsyaAllah dalam dua tahun dia sudah menghafal seluruh Alquran dengan sempurna.
 ADAB-ADAB YANG MEMBNATU ANAK TERGUGAH OLEH ALQURAN

# ADAB BATHIN
1. ketika membaca Alquran, bacaan harus ikhlas buat Allah.
2. Berazzam untuk bertaubat kepada Allah.
3. Ketika membaca Alquran anak harus menghadirkan hati.
4. Selalu berusaha merenungkan dan memahami makna ayat yang sedang dibaca.
5. Hendaknya hati anak memberikan reaksi terhadap setiap yang terkandung didalamnya.
6. Tunduk dan khusyu kepada Allah.
7. Terbiasa dengan membaca satu juz1 Alquran
8. Memberikan motivasi kepada anak untuk menghadiri dan seminar seputar Alquran.
O.senantiasa menjaga dan memperbanyak istighfar.
10. Jangan sampai anak menjadi sombong dan takabbur karen Alquran yang dihafalnya.
# ADAB LAHIR
1. Bersuci dan berwudhu
2. Menghadap kiblat
3. Jika memulai membaca ta'awudz
4. Selalu rutin membaca  Alquran  setiap hari.
5. Tidak memotong tilawah  dengan perkataan yang tidak benar
6.memperindah bacaan Alquran
7.menghormati mushaf
8. Memilih tempat yang bagus untuk tilawah
9. Memilih waktu yang bagus untuk tilawah.

TAFSIR ALQURAN
Tafsir adalah tata cara mengucapkan lafazh-lafazh Alquran ,mengetahui maknanya,memahami susunannya dalam ayat,menjelaskan makna ayat menyimpulkan hukum serta hikmah.

Dasar mengajarkan tafsir pada anak.
1.sebelum menafsirkan ,kisahkan asbabun nuzul
2. Memperlihatkan ayat yang akan diterangkan.
3. Membaca ayat yang akan ditafsirkan
4. Disuruh membaca ayat per ayat hingga mereka bisa membacanya dengan baik.
5.melontarkan beberapa pertanyaan umum seputar ayat yang ditafsirkan.
6. Menjelaskan makna bahasa untuk memperjelas maksud ayat
7. Menerapkan makna ayat pada fakta kehidupan yang terjadi.
8. Menunjukkan hukum atau hikmah yang terkandung dalam ayat.
9. Memberikan pertanyaan agar anak- anak memahami makna ayat.
10. Memberikan perhatian yang cukup besar untuk menumbuhkan sikap kendali diri anak.
11.  Menanamkan pada anak perasaan menghormati dan mengagungkan ayat-ayat Alquran.

BELAJAR HADIS NABI
Mengapa anak harus belajar hadis nabi
1. Agar anak mahir membaca hadis dan mampu menyimpulkan makna serta nilai dari yang dia baca.
2. Memahami makna islam yang terkandung dalam hadis
3. Menjelaskan aspek pemikiran dan perasaan jiwa ketika menerangkan hadis.
4. Menjelaskan perbedaan antara Alquran dengan hadis nabi
5. Menjelaskan kedudukan hadis nabi sebagai sumber kedua syariat islam setelah Alquran
6. Memperlihatkan balaghah dalam ungkapan dan diskusi seputar kandungan hadis.
7. Agar anak menjelajahi Rasulullah pada setiap perkataan dan perbuatan.
8. Menancapkan akidah dalam jiwa anak dan mendidik hati nuraninya.

METODE MENGAJARKAN HADIS KEPADA ANAK
1. menarik perhatian anak kepada pembahasan hadis yang akan dijelaskan kepada mereka.
2. Menjelaskan kepada anak makna dan maksud yang terkandung dalam hadis.
3. Membuka kamus bahasa arab untuk menjelaskan kata- kata sulit dalam hadis yang tidak dipahami anak.
4. Menciptakan suasana tanya jawab melalui  diskusi dan dialog saat menjelaskan hadis kepada anak.
5. Mendorong anak untuk menyimpulkan prinsip dasar yang terkandung dalam hadis. Sehingga mereka mengamalkan dalam kehidupan di sekolah maupun di luar sekolah.
6 menjelaskannya sebab atau peristiwa yang menyebabkan Rasulullah mengucapkan hadis tersebut. Jika merasa kesulitan , guru merujuk kitab riyadhus shalihin karya imam An Nawawi.
7. Menghubungkan maksud hadis nabi dengan peristiwa kehidupan yang dirasakan anak.
8.Menjelaskan kepada anak ,sesungguhnya hadis nabi adalah sumber utama islam yang mengatur kehidupan kita.
9. Menjelaskan kepada anak baik buruk mengamalkan dasar dan nilai yang terkandung dalam hadis secara diskusi,dialog dan interaktif.
10. Menyimpulkan nilai dan prinsip yang terkandung dalam hadis

Selasa, 10 Oktober 2017

Rezeki

KHAWATIR PADA TEMPATNYA
#JustFocusOnAllah
#GaransiLangit
================

Persoalan rezeki; biaya hidup yang semakin mahal, kondisi keuangan yang begitu2 saja, karir pekerjaan yang seolah stuck, usaha yang sulit berkembang, cicilan hutang yang tak kunjung selesai, atau hal2 lain yang menjadi turunan2nya, seringkali menjadi topik besar yang kita khawatirkan.

Padahal tahukah Anda,
Sebuah riset menunjukkan bahwa orang-orang yang selalu terbebani dengan pikiran dan perasaan serba kekurangan, justru akan menghambat mereka untuk memiliki nasib yang lebih baik.

Karena alokasi energi otak terserap cukup besar untuk memikirkan kekurangan demi kekurangan itu dan habis sudah untuk bisa berpikir kreatif berupaya mengubah nasib menjadi lebih baik.

Riset menarik yang dilakukan oleh Eldar Shafir (Professor ekonomi dari Yale University) dan Sendhil Mullainathan (Guru besar Ekonomi dari Harvard University) ini menjawab mengapa orang2 kaya semakin kaya, orang2 miskin tetap miskin, dan orang2 yang kekurangan akan cenderung bertahan selamanya dalam kondisi seperti itu.

==================

Sahabat-sahabat fillah,
Kesalahan terbesar dalam hidup adalah mengkhawatirkan apa yang sudah dijamin, namun mengabaikan apa yang belum dijamin.

Dalam urusan rezeki, mestinya tak perlulah kita banyak2 khawatir. Tenangkanlah hati dan istirahatkanlah diri kita dari berlelah-lelah memikirkan rezeki.

Karena hewan melata yang tidak punya alat gerak sekalipun berada dalam jaminanNya. Apalah lagi manusia yang punya sebaik-baik dan seindah-indahnya bentuk.

Alokasikan fokus pikiran dan perasaan kita pada tempat yang semestinya.

Yang perlu kita khawatirkan adalah seberapa sungguh2 kita dalam taat.
Bukankah tugas kita hanya taat?

Petunjuk dan bimbingan datang dari taat; ditunjukkan jalan2 rezeki terbaik, dibukakan peluang2 yang tak terpikirkan sebelumnya, diperlihatkan solusi yang tidak terduga, dipertemukan dengan orang2 yang tepat, dituntun tiap langkah dalam setiap pengambilan keputusan, semua itu datangnya dari taat.

Tanpa taat, dunia datang memperbudak.
Dengan taat, dunia datang tertunduk hina.

Tak pernah bosan rasanya mentafakkuri hadits Nabi;
"Barangsiapa menjadikan dunia sebagai tujuan utamanya, maka Allah akan cerai beraikan urusannya,  lalu Allah akan jadikan kefakiran selalu menghantuinya, dan rezeki duniawi tak akan datang kepadanya kecuali hanya sesuai yang telah ditakdirkan saja. Sedangkan, barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai puncak cita-citanya, maka Allah akan ringankan urusannya, lalu Allah isi hatinya dengan kecukupan, dan rezeki duniawi mendatanginya padahal ia tak minta”.
(HR Al Baihaqi dan Ibnu Hibban)

Sekali lagi,
Yang perlu kita khawatirkan adalah seberapa sungguh2 kita dalam taat.
Bukankah tugas kita hanya taat?

Rezeki sudah dijamin, yang belum dijamin adalah keberkahan yang menyertainya. Keberkahan yang menjadikan semuanya tidak sia-sia.

Rezeki sudah dijamin, yang belum dijamin adalah nasib kita setelah kehidupan ini, kehidupan yang lebih panjang dan lebih berat.
Jannah? Atau Naar?

#MenemaniPerjalananCintaPadaNya

Ahad,
8 Oktober 2017
17 Muharram 1439 H

Sonny Abi Kim

Blogger perdana ummunya Fatih Alif

Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh,bunda-bunda yang shaleh dan di rahmati Allah. Alhamdulillah tercapai satu cita-cita untuk mempuhyai blog. Niatnya untuk merekam perjalanan dalam mencapai visi hidup.